Berdiri sejak 23 Desember 1957, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) merupakan LSM tertua yang memelopori gerakan Keluarga Berencana di Indonesia. Lahirnya PKBI dimotori oleh dokter pribadi Presiden Soekarno, dr. R. Soeharto bersama sekelompok tokoh masyarakat dan ahli kesehatan, yang prihatin terhadap berbagai masalah kependudukan dan tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Selain itu, PKBI juga fokus pada promosi kesehatan reproduksi di masyarakat.

PKBI kemudian melakukan pengembangan program-program yang didasarkan pada pendekatan yang berbasis hak sensitif gender dan kualitas pelayanan serta keberpihakan kepada kelompok miskin dan marginal melalui semboyan “berjuang untuk pemenuhan hak-hak seksual dan kesehatan reproduksi”.

PKBI saat ini berada di 26 Provinsi, mencakup 249 kabupaten/kota di Indonesia. Di Jawa Tengah, pada tahun 1963 PKBI Semarang telah lahir, berikutnya disusul oleh PKBI Kodya Surakarta pada tahun 1966, dan akhirnya pada 22 Februari 1969 berdirilah PKBI Jawa Tengah.

Tahun 1980 merupakan titik tolak pengembangan PKBI Jawa Tengah, yaitu diawali dengan merealisasikan kebijakan “back to clinic”. Kegiatan yang mulai berkembang antara lain vasektomi, program remaja dan program-program integrasi lainnya yaitu pemberdayaan perempuan dan pelayanan anak (Bina Anaprasa). PKBI Jawa Tengah memiliki akreditasi A dalam memenuhi 10 Prinsip dan Standar Keanggotaan IPP. Saat ini PKBI Jawa Tengah tersebar di 28 Kabupaten/Kota.

Kontak: Jl. Jembawan Raya No. 8 – 12, Semarang, Jawa Tengah

Email: pkbijateng@pkbi.or.id

Telp.: 024-7603 503, 7609 648
Fax: 024-7601 989

Twitter: @PKBIJateng

Instagram: @pkbi.jawatengah