Beranda Forums Kabar Inklusi Senarai Senarai 24 April – 8 Mei 2020

Viewing 0 reply threads
  • Author
    Posts
    • Pitra Hutomo
      Keymaster
      Post count: 3

      Salam Inklusi,

      Kawan-kawan, baru pekan lalu kita dikejutkan kabar duka Alm. Estu Fanani. Terima kasih bagi yang sudah mengirimkan foto-foto kenangan bersama. Kesempatan masih kami buka agar bisa memasukkan lebih banyak foto dan dokumentasi lain, termasuk jika ingin menulis pengalaman bersama Almarhumah di forum.

      Ngomong-ngomong tentang forum, sudahkah menyimak paparan kawan-kawan Akatiga dan komunitas-komunitas yang bekerja dengan mereka? Jika belum, masuklah ke topik ini.

      Apa saja yang dibahas? Bukan hanya tentang persoalan kedaulatan pangan atau sekadar soal prestise jadi petani. Terbatasnya akses pada tanah dan berbagai tantangan konkrit lain membuat pertanian kolektif yang mandiri harus berjuang betul di Indonesia.

      Penasaran? masih bisa membalas dan turut membahas, jadi langsung saja ke topik “Ini Waktunya Yang Muda Yang Bertani”, asuhan Kak Sutan, Kak Lia, dan Kak Hilda dari Akatiga.

      Akatiga dan Petani Muda tanggap COVID-19

      Berbagai macam cara menanggapi COVID-19, kawan-kawan mungkin jadi bertambah sibuk mengorganisir sampai meningkatkan produksi materi informasi tentang pandemi ini.

      Bersama beberapa mitra Voice, kami akan menyelenggarakan pertemuan untuk kemudian mengajak lebih banyak mitra Voice dalam proses belajar bersama. Kita akan belajar apa? Kemungkinan besar tema-tema yang kawan-kawan sampaikan di survei lalu. Rekapitulasinya ada di sini..

      Beberapa yang masuk pada kami, antara lain cuplikan kegiatan kawan-kawan Difabel Blora Mustika; hingga berlanjutnya solidaritas untuk difabel lansia dan keluarga rentan oleh PerDIK.

      Mengenai bantuan sosial, ICW bersama PerDIK Sulsel, Bengkel APpek Kupang, BILIC Bandung, dan PPRBM Solo sempat menyelenggarakan Diskusi Daring, “Bansos Bagi Penyandang Disabilitas di Tengah Pandemi COVID-19”

      Peringatan Hari Bumi dan Hari Kartini oleh para Kartini Kendeng yang sempat dicegat ancaman, tak menyurutkan semangat Yu Sukinah dan dulur-dulur..

      Sukinah berdiri menggenggam seikat besar padi, di sebelah tulisan "Manusia Butuh Makan, Lahannya Digerogoti Tambang"

      Selamat untuk Komunitas KAHE yang telah meluncurkan Lau Ne. Lau Ne diambil dari bahasa Krowe, salah satu etnis awal yang hidup di nuhan ular tana loran atau wilayah Kabupaten Sikka, saat ini. Secara harafiah, lau ne berarti di pesisir/pantai. Frasa tersebut merepresentasikan visi media ini yang coba menghadirkan narasi-narasi pinggiran (subversi) dan alternatif mengenai seni dan masyarakat.

      Selain baru saja merilis situs web, Eka dari KAHE dan Lusi dari Teater Garasi menjadi bintang tamu Podcast Inklusi terbaru, lho!

      Simak juga Podcast Inklusi bersama Maun Anato dan Om Wendy dari CIS Timor.

      Dari Kupang, Maumere, sambung lagi ke Sumba, mari menyimak film dokumenter karya Yayasan Bumi Manira dan Komunitas Humba Hamu. Bagi yang pernah ikut Kamp Linking and Learning di Jogja, tentu masih ingat dengan Kak Banja dan Kak Maria.

      Nah, kawan-kawan, beberapa materi berikut, masing-masing dari ERAT dan Perhimpunan Jiwa Sehat, semoga bisa juga bermanfaat untuk berbagi dan saling merawat di masa-masa yang menantang seperti sekarang :)

      “Kaum Muda Dukung Lansia Lawan Corona” – ERAT Indonesia

      “Puisi Kesedihan” – PJS Vlog/Lily Puspitasari

      Sampai Jumpa di Senarai berikutnya!

       

      Attachments:
      You must be logged in to view attached files.
Viewing 0 reply threads
  • You must be logged in to reply to this topic.