Sesi Belajar Daring Indonesia Inklusi

Jaringan Indonesia Inklusi yang berisi lebih dari 40 organisasi masyarakat sipil di Indonesia telah menginisiasi proses belajar daring antar organisasi...
Read More

Indonesia Inklusi dan Seterusnya

Pada tanggal 16 October 2020, Jaringan Indonesia Inklusi mengadakan sebuah perayaan daring pertama setelah tahun-tahun sebelumnya selalu diadakan secara tatap...
Read More

Indonesia Inklusi Berefleksi

Memaknai keterhubungan dan proses belajar lintas jaringan merupakan salah satu proses yang dilakukan oleh organisasi dalam jaringan Indonesia Inklusi. Proses...
Read More

Kriminalisasi Zina dalam RKUHP: Telaah Agama dan Batasan Hukum Pidana

Media Briefing/Talkshow: Pekan Tengah Diskusi (PEKAD)

Menghadirkan:

~ Naila Rizqi Zakiah (Aktivis Perempuan & Pengacara HAM)

~ Prof. Dr. Musdah Mulia (Cendikiawan Muslim)

Dengan Moderator Perwakilan Koalisi PEKAD: Genia Teresia (LBH Masyarakat)

—-
Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah dan DPR, malah tetap berjibaku dengan urusan privat warga negaranya. Pembahasan RKUHP di tengah pandemi tetap dilakukan. Padahal pasal zina & hidup bersama yang dulu pernah menjadi polemik tidak banyak berubah bahkan kembali buruk setelah perubahan terakhir di bulan September 2019.

Pasal Zina dalam RKUHP berbunyi Setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda Kategori II. Melihat rumusan itu, artinya dalam kondisi normal sekalipun pemerintah dan DPR berusaha masuk dalam relung ruang privat individu. Bisakah mereka dipercaya masih membahas RKUHP di kala Covid-19?

Simak diskusi serunya sembari menunggu Bedug Magrib, Pada Rabu 6 Mei 2020, jam 2 siang.

Daftar:
bit.ly/diskusipekad3

Date

May 06 2020

Time

14:00 - 16:00

Location

Zoom Webinar
Meeeting ID: 278-207-615
Category
QR Code

Leave A Comment